neTES…

28 Nopember 2008 by IC

ngetes tulisan aja,iseng-iseng nungguin orang tanpa ada kerjaan dengan hp ditangan dan terkoneksi langsung dengan gprs.

E-mail dari XL……

22 September 2008 by IC

Moga saja upload e-mail ini dijadikan bahan bagi semua orang tuk memilah dan memilih referensi operator agar tidak tergiur dalam murahnya tarif dan kelicikan dari sang operator 

 

Tentang Laporan

dari Aisy XXXXX Sam <______@gmail.com>

ke customerservice@xl.co.id

tanggal 8 September 2008 01:18

subjek Tentang Laporan

dikirim oleh gmail.com

sembunyikan rincian 8 Sep

Balas

 

Dengan tidak mengurangi rasa tidak bersalah……………..

Dengan ini mungkin bagi saya selaku pelanggan XL pascabayar mohon

beberapa laporan yang pernah saya buat atas nama Aisy XXXXX Sam dengan

nomor telp 0817XXXXXX dengan nomor PIN XXXX, mohon dibuatkan laporan

dan konfirmasi secepatnya karena terhitung sejak open laporan terakhir

yang katanya mau dikonfirmasikan pada saya tidak pernah ada kejelasan

yang serius tentang status laporan saya dan laporan pada bulan mei

sampai sekarang masih menggantung tak menentu.

Baca entri selengkapnya »

DISCONnect

15 Agustus 2008 by IC

Perjalanan panjang berliku menghantar pada ruang dan waktu yang menginginkan kita pada suatu kearifan yang sederhana saja…

Kegembiraan melangkah, kedukaan dalam kesukaan akan slalu menghantar pada ruang tak bertepi…

Adalah suatu kebijaksanaan yang terdalam bagi kita semua untuk melakukan koreksi atas segala perbuatan yang telah kita lakukan selama ini, asalkan tidak menghambat aktifitas satu sama lain…

Ada saat dimana kita harus segera melakukan aktifitas dan ada saat dimana kita harus berhenti total dari aktifitas tersebut.

Ada kekhilafan yang dalam diri ini yang mungkin tak bisa diungkapkan oleh untaian kata-kata, hanya kearifan_MU sajalah yang dapat mengobati rasa bersalahku yang paling dalam…….

Reflek_sich

2 Agustus 2008 by IC

Turunkan jenazah diliang lahat

Percayalah kau tidak sendiri

Masalah tidak selesai dengan fenomena dan fatamorgana

Baca entri selengkapnya »

Noto Roso, Among Roso, Mijil Tresno, Agawe Karyo

19 Juni 2008 by IC

Apa sich artinya? itulah pertanyaan yang muncul ketika tulisan itu terkirim via YM ke teman-temanku yang notabene arek-arek Jawa Timur, sehingga muncul pertanyaan balikku yang kedua kamu anak Jawa Timur bukan sich n seberapa lama kamu sudah mengenal media yang namanya internet dengan pernak-perniknya….

Sekedar menghormati dan menjunjung tinggi akan adanya rasa persatuan dan kesatuan, biar tidak penasaran silahkan klik ini saja biar ga kesasar n ga dikatakan orang ga ga tau apa-apa ttg Jawa Timur, tapi anda tidak akan langsung menemukan apa yang anda cari kalau tidak masuk pada menu Sekilas Pemerintahan >> Pemerintahan trus Motto

Berikut copy paste dari link diatas

MOTTO
Tanggal Update : 02/05/2008 14:21:59

Noto Roso, Among Roso, Mijil Tresno, Agawe Karyo

Falsafah tersebut mengandung makna sebagai berikut :

Kita harus mengatur perasaan diri sendiri sebelum berbagi rasa dengan orang lain, sehingga timbul saling menghormati dan timbul rasa kasih yang manusiawi sebagai sendi dasar terciptanya saling pengertian untuk selanjutnya bersama – sama membangun bangsa ini.

Falsafah ini sangat dimungkinkan adanya perbedaan pendapat, tetapi tidak untuk dipertentangkan, namun dicari titik temunya. Kepemimpinan yang akomodatif untuk mendapatkan titik temu tersebut diutamakan agar pemikiran bisa berkembang dan tertampung dalam kebijakan dengan mempertimbangkan keterbatasan yang ada.

Jer Basuki Mawa Beya
Motto “NOTO ROSO, AMONG ROSO, MIJIL TRESNO, AGAWE KARYO” tercantum dalam dokumen RENSTRA Daerah yang ditetapkan melalui PERDA. Sebelumnya masyarakat Jawa Timur juga memiliki motto lain yang dikenal dengan ‘Jer Basuki Mawa Beya’. Kata ‘Jer Basuki Mawa Beya’ acapkali kita dengar dalam percakapan sehari-hari masyarakat Jawa Timur. Kata ini terpampang jelas pada Lambang Daerah Jawa Timur, tepatnya pada bagian bawah di luar daun lambang, dan merupakan motto Jawa Timur sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Daerah Propinsi Dati I Jawa Timur Nomor 3 Tahun 1974 tentang Perubahan Kedua Kali Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 1966. Lambang Daerah Jawa Timur sendiri ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 1966 tentang Penetapan serta Penggunaan Lambang Daerah Jawa Timur. Mengalami penyempurnaan melalui Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor 7 Tahun 1973 yang kemudian disempurnakan lagi melalui Peraturan Daerah Propinsi Dati I Jawa Timur Nomor 3 Tahun 1974 dengan menambahkan kata ‘Jer Basuki Mawa Beya’ sebagai motto Jawa Timur.

‘Jer Basuki Mawa Beya’ mengandung makna bahwa untuk mencapai suatu kebahagiaan diperlukan pengorbanan. Pengorbanan atau beya di sini dalam arti luas, yang meliputi pengorbanan biaya dan pengorbanan lain, baik materiil maupun non materiil.

Sebagai motto Jawa Timur, ‘Jer Basuki Mawa Beya’ senantiasa menjadi landasan untuk menggugah kesadaran berkorban dalam gairah usaha membangun guna mencapai kebahagiaan bersama. Selain itu, motto tersebut mempunyai nilai yang bersejarah karena merupakan sebagian dari perkembangan Jawa Timur dalam suasana pelaksanaan pembangunan untuk mengisi kemerdekaan Indonesia, yang menjadikan Jawa Timur mengalami kemajuan pada banyak bidang dalam rangka pembangunan nasional.

‘Jer Basuki Mawa Beya’ juga mengandung nilai filosofis, karena dengan motto tersebut seluruh aparatur Pemerintah Daerah dalam melaksanakan tugasnya maupun masyarakat Jawa Timur dalam memberikan partisipasinya sama-sama berkiprah pada setiap kegiatan pembangunan.

diambil dari situs resmi pemerintahan Jawa Timur http://www.jatimprov.go.id/